MasyaAllah, Perjalanan Haji Sulong Yang Menjadi Pemimpin Muslim Thailand
“Aku pamit, istriku tersayang, pertama kali untuk sekolah ke luar negeri demi melestarikan agama dan bangsa yang kita cintai.”
“Sekarang aku lanjut belajar di Bang Kwang, dan karena aku belum lulus, para guru tidak mengizinkan kami untuk putuskan pendidikan kami. Setelah kami lulus, kami dapat kembali dan mengajar anak-anak untuk mempersiapkan masa depan”.
Demikian pesan-pesan dalam surat Haji Sulong bin Abdul Kadir yang juga dikenal sebagai Haji Sulong Tomina atau Haji Sulong, seorang pemimpin spiritual dan politik yang berpengaruh di Pattani, Thailand selatan.
Surat itu dituliskan pada 25 Agustus 1950 saat ia berada di Lapas Pusat Bang Kwang di Nonthaburi Utara Bangkok, Thailand.
